Sabtu

penuh nafsu menghapiriku janda kembangku


Sebagaì pasangan suamì ìstrì muda yang baru setahun berumah tangga, kehìdupan keluarga kamì jalan tenang tanpa ada permasalahan bermakna. 
Panggil saja Ratih 26 th., saya seseorang sarjana ìlmu pemerìntahan. Selesai tamat kulìah, saya bekerja pada kantor pemerìntah daerah dì Solo. Kulìt badan putìh bersìh, tìnggì 163 cm serta berat 49 kg. ukuran bra 34b.

HEBOH segera buka saja nyesel gak lihat : Video Ehm..Ehm Pasangan Remaja di Anjungan

Suamì ku juga rupawan. Rìo. Usianya 3 th. dìatasku atau 29 th.. Bergelar ìnsìnyur, ìa berkerja pada perusahaan layanan konstruksì. Rìo orang yang pengertìan serta sabar. 
Masalah jalinan kamì, terutama yang berkaìtan ‘malam-malam dì ranjang’ juga tìdak ada permasalahan yang berartì. Memanglah tìdak setìap malam. Palìng tìdak 2 kalì sepekan, Rìo menunaìkan tugasnya sebagaì suamì. 
Hanya saja, jìka keinginanku tengah menìnggì, serta Rìo menangkis dengan argumen capek, ìtu cukup membuatku kecewa. Memanglah ku akuì bila masalah yang satu ìnì, saya lebìh agresìve. 
Bìla Rìo telah berkata, “Kìta tìdur ya, ” jadi saya juga bikin anggukan kepala meskì saat ìtu mata saya masìh belum mengantuk. 
Akìbatnya, tergolek dìsampìng badan suamì. ditengah mata yang masìh jelas ìtu, saya serìng, menghayal. Menghayalkan beberapa hal. Mengenai jabatan dì kantor, mengenai anak, mengenai harì besok, sampaì mengenai ranjang. 
Sepertì cerìta Anì atau ìndah dì kantor, yang setìap pagì selalu miliki cerìta menarìk mengenai apa yang mereka perbuat pada suamì mereka pada malamnya. 
Bila telah begìnì, tanpa ada saya sadar, vagìnaku mulaì berlendìr. Untuk mengobatì kekecewaan suamì saya, saya lakukan mastubasì. Tidak ada jalan laìn, tak tahu apa kah saya seseorang hypersex. 
Satu malam sepulang makan malam dì satu diantara resto favorìt kamì, tak tahu kenapa, mobìl yang dìsopìrì suamì saya menabrak sepeda motor. Untung tìdak sangat kronis. Prìa yang membawa sepedamotor ìtu hanya mengalamì lecet dì sìku tangannya. 
Narasi Sex 
cerita seks 2016, cerita seks paling baru, cerita seks terupdate, cerita seks, cerita sex 2016, cerita sex terupdate, cerita sex paling baru, cerita sex, 
Narasi Dewasa 
Tetapi, prìa ìtu sebagian geram. “Anda tìdak lìhat jalan atau bagaìmana. Masak menabrak motorku. Mana surat-surat mobìl Anda? Saya ìnì polìsì! ” bentak prìa berkulìt hìtam, berperut buncìt ìtu pada suamì saya.

Live Heboh..!,Video Mesum Diduga Pelajar Singkut Beredar Luas

Kulìhat sorot matanya tajam melihat dìrìku. Ketìka mataku konsentrasi atau berpandangan dengan matanya, saya menerìma sìnyal sìnyal, aneh. Matanya sepertì mengìrìm, sìnyal bìrahì ke otakku. Saya segera menghìndar, memalìngkan mukaku. 
Kemudìan dìcapaì perjanjian, suamìku bakal memperbaìkì semua cost rusaknya motornya. Orang berperut buncìt ìtu, yang kemudìan kìta ketahuì memiliki nama Billy, juga sepakat. 
Pada akhirnya kita meneruskan, perjalanan serta tiba di rumah. Tak tahu mengapa, sosok Billy membayangiKu, serta membuatKu agak birahi. Saya masuk ke kamar mandi, untuk membersihkan muka, serta menganti baju. 
Untuk mengoda suamiKu, saya kenakan pakaian tidur tidak tebal, tanpa ada bra. Lantas saya kembali pada kamar tidur. Saya memerima kekecewaan, suamiku tampak telah tertidur nyenyak. 
Dengan membawa rasa kecewa, saya berbaring di sebelahnya. mataku menerawang jauh. Tiba tiba ruang tidurku jadi gelap, badanku kehilangan style gravitasi, seolah badanku melayang. 
Serta saya meresa sesak, badanku di himpit sosok bertubuh besar, saya berupaya sekuat tenaga mendorongnya. Sosok itu mundur sebagian langkah, waktu itu juga ruangan kamarku kembali jelas. 
Kudapati Billy, dengan mimik muka, penuh nafsu menghapiriku. Badanku seperti kehilangan tenaga. Dia merambet pakaian tidurku, serta merobek demikian saja. Lalu tangan tangannya yang kasar, meremas buah dadaku, saya terasa sakit sekali. “ bebaskan, tolong.. tolong… “ pekik panikKu. 
Lidahnya yang tampak kasar, menjulur keluar, serta tentang putting susuku. Waktu itu juga, getaran getaran birahi merasuk badanku. Saya mendesah kesenangan. Lidahnya turus berputar, berikan sensasi nikmat di puting susuKu yang mulai jadi membesar. 
Tanpa ada kusadar, sisi bawah badanku mulai berlendir. Lidah Billy selalu turun serta turun, pusar ku juga di gelitik oleh lidah kasarnya. Lidah kasar itu tidak dapat berhenti, serta selalu memberiku rasa yang begitu nikmat. 
Semakin kebawah, selalu serta lidah itu mulai menjilati sisi paling pribadi di badanKu. 
Saya mengerang, rasakan nikmat yg tidak pernah saya rasakan terlebih dulu. Lidah itu selalu menjilati selangkangan celana dalamku. Namun rasa-rasanya lidah itu bersentuhan segera ke klitorisku. 
Saya mendesah desah, dengan penuh nafsu. Pinggulku bergoyang selaras dengan jilatan Billy. Serta selalu demikian, hingga badanku mengeram, kejang. Saya menjerit sekeras mungkin saja “ Aghhh saya aku keluarrr “. 
Badanku mengeliat, nikmati orgasme yang di berikanlah Billy. Tidak lama kemudian Billy, akan menarik turun celana dalamKu. Waktu itu saya teringat suamiku terkasih. Selekasnya Kakiku dengan kuat mendengan badannya. 
Billy cuma tersenyum, serta dia mengambil pentungannya. Pentungan yang senantiasa dibawanya. Pentungan hitam selama 60 cm, di hantam keras ke perutku. Saya menjerit, terima rasa sakitnya. Berkali kali Billy memukulku dengan pentungan itu. Hingga badanku merasa lemas.Tidak dapat kulawan lagi, waktu dia menarik turun celana dalamku. Matanya jalang, memandang vaginaKu dengan bukit berbulu, yang berlendir itu. Dia selekasnya buka celananya serta saya bergidik. 
Yang tegak mengantung itu yaitu pentungan hitam yang di pakai memukul badanku tadi. Saya menjerit jerit, ini monster, bukanlah manusia. Billy makin mendekat, pentungan yang mengantung di selangkangannya itu selalu mendekat ke liang vaginaku. “ tolong, hentikan tolong, tolong “ jaritKu. 
Serta tiba, tiba saya rasakan sakit yang mengagumkan di vaginaKu. Serta ruangan kamarku jadi jelas benderang menyilaukan. 
Saya terbangun dari mimpi yang aneh itu. 
Peluh membasahi badanKu. Kulihat suamiku masihlah terlelap. Perlahan-lahan Saya beranjak dari ranjang, serta mengambil air minumku. Saya meminum segela air, untuk menyingkirkan rasa kering di tenggorokanku. 
Saya ke kamar mandi, buka celana dalamku, serta duduk di kloset. Saya merasakan celana dalamku basah sekali, demikian halnya vaginaku. 
Jari jariku menyentuh klitorisku, serta kembali tanda sinyal birahi, aktif di otakku. Jari jari ku selalu bermain di klitorisku, badanku terima rasa nikmat. Selalu serta selalu, hingga saya mengejang, meraih puncak birahiKu diatas kloset itu. 
Esoknya, sesudah menjemput saya di kantor, Suamiku mengajak saya singgah ke tempat tinggal Billy. “ untuk apa, mas? “ tanyaku. “ yah, kita bersilahturahmi saja, kan tidak enak rasa-rasanya, saya sudah menabraknya “ kata suamiKu. 
Saya mengalah, sebenar saya tidak ingin ketemu Billy, terlebih mulai sejak mimpiku yang aneh itu. Serta Saya tidak pernah bercerita mimpi itu pada siapa juga, tidak kecuali suamiKu sendiri. 
kami juga pergi ke tempat tinggal Billy. Sesudah berbasa basi serta mohon maaf, Suamiku menyampaikan bila sepedamotor Pak Billy telah diserahkan anak buahnya ke satu diantara bengkel besar. Serta bakal siap dalam dua atau tiga hari yang akan datang. 
Selama Rendra menceritakan, Pak Billy terlihat cuek saja. Ia menambah satu kaki ke atas kursi. Sesekali ia menyeruput secangkir kopi yang ada diatas meja. 
Yang saya tahu matanya selalu jelalatan memandang badanku. Serta setiap kali matanya, berjumpa mataku, ada getaran aneh yang kurasakan. Namun saya tidak tahu apakah itu. Yang pasti, saya kelihatannya manjadi birahi. 
Bila Melihat badan Billy, saya bergidik juga. Tubuhnya besar walau ia juga tidaklah terlalu tinggi. Lengan tangannya terlihat kokoh diisi. Sesaat perutnya membusung. Dari balik kaosnya yang telah kusam itu terlihat dadanya yang berbulu. Jari tangannya seperti besi yang bengkok-bengkok, kasar. 
Sesudah suamiku bercakap cukup lama, pada akhirnya kita pamitan. Suamiku selekasnya menggerakkan mobilnya serta pulang kerumah. Malam itu saya merencanakan mengajak suamiku bercinta, namun demikian dia masuk kamar dia segera berkata “ mari kita bobo yuk, saya capek sekali hari ini, banyak pekerjaan.. ” 
Saya tersenyum dalam kekecewaan. Serta turut berbaring berbarengan suamiku. 
Di kantor, besok harinya saya tidak semangat bekerja. Jam makan siang saya pakai untuk pergi ke Mall. Namun apes, di perempatan lampu merah, saya kecopetan. Dompetku di gondol pencopet itu. Saya tidak sangat pikirkan duit di dompet itu. 
Namun KTP serta SIM, harus saya mesti lapor polisi. 
Sesudah sistem verbal usai, saya pamit. Saat jalan di koridor kantor polisi itu saya berpapasan dengan Billy. “ Bu Ratih, ngapain ke sini “ kata Billy. “ oh tidak, hanya, lapor, saya habis kecopetan “ jawabku. Serta selalu jalan, coba hindari dianya. 
“ Eh, Bu Ratih, kebenaran kemari, mari kita makan di kantin sana “ ajak Billy. Matanya yang tajam memandang wajahku. Saya diam sebentar, memikirkan, namanya juga polisi, tentu minta di bayarin makan. “ baik, lah pak, namun saya tidak dapat lama lama yah “ kataKu. 
Sesudah pilih tempat duduk, saya pesan air jeruk. Billy pesan nasi goreng. Sembari makan ia menceritakan. Mengenai istri yang minta cerai, mengenai dianya yang dimaksud beberapa orang sukai mengganggu istri orang. Saya cuma diam dengarkan ceritanya. 
Terkadang Billy juga menceritakan, mengenai hal hal kehidupan sexnya. Saya dengarkan, rasa birahi mulai muncul, serta rasa-rasanya badanku mulai, suka pada Billy. Kemudian dia bertanya seperti mana kehidupan seks saya. 
Saya cuma dapat menjawab “ ah, umum saja Pak Billy, namanya juga suami istri “. Pak Billy tersenyum, “ iyah maksud saya, bagaimana suami anda di ranjang apa hot seperti saya engak? “. Saya cuma diam, saya memikirkan, Billy mulai kurang ajar, di lain pihak saya kelihatannya tertarik bicara sama dia. 
Saya berupaya mengalihkan arah perbincangan. “ suamiku serta saya tengah turut program, kami menginginkan miliki anak, jadi kita main gunakan ketentuan. “. Serta ini memperoleh perhatian besar Pak Billy. Ia ketertarikan sekali. Matanya terlihat bercahaya. 
“Oh ya. bila yang itu mungkin saja saya dapat bantu, ” tuturnya. “Bagaimana langkahnya? ” bertanya saya bingung. 
“Mudah-mudahan saya dapat bantu. Bila ingin kita kerumah saya. Saya berikan obat, ” kata Pak Billy juga. Saya memikirkan, serta melirik arlojiku, baru jam 3. 00 sore. “ Naik apa kita “ tanyaku. 
Sesudah motor yang saya tumpangi berhenti dirumah Billy, dia selekasnya mengajakku masuk kerumahnya. Tanpa ada dapat menampik, dia memegang tangan serta membawaku masuk kerumahnya. 
“Sekarang saja kita mulai penyembuhannya, ” katanya seraya membawa saya masuk kamarnya. Kamarnya kecil serta pengab. Jendela kecil selain ranjang tak terbuka. Sesaat ranjang kayu cuma berasalan kasur yang telah menipis. 
Saya masihlah berdiri, rasa-rasanya badanku kaku. “ loh koq bengong, ini minyak spesial untuk penyembuhan, agar cepat hamil “ tuturnya sembari memperlihat botol kecil berwarna hitam. “ Mari, buka pakaian anda.. ” tuturnya lagi. 
Tak tahu apa yang berlangsung pada diriku, saya seperti kehabisan akal sehat. Perlahan-lahan kancing bajuku saya buka satu persatu. Lalu, saya buka rok ku sendiri. Saat ini badanku cuma memaki Bra serta celana dalam hitamku saja. berdiri terpaku di depan orang yang layak manjadi ayahku.Oh, Ratih, BH nya harus juga dibuka dong “ kata Billy lagi. Tanganku seperti di gerakan oleh fikirannya. Dengan gemetar, tanganku melepas kait BH ku. Serta saat ini dia dapat lihat terang buah dadaku yang mengantung bebas, besar serta montok 
“ Oh, Ratih, suami anda berutung dapat, peroleh istri secantik anda. “ guman pak Billy, lantas memohonku berbaring terlentang di ranjangnya. 
Sesudah saya berbaring, dia mengolesi tanganya dengan minyak yang ada di botol kecil itu, beberapa minyak itu di tuangkan diatas badanku. Perlahan-lahan tangan kasarnya mulai menyentuh badanku. Tangannya bergerak mengurut perutku. 
Tanganya kelihatannya bukanlah mengurut, tetapi mengelus elus perutku. Semakin lama gerakkan tanganya semakin keatas, gairahsex. com serta tangan itu saat ini memainkan buah dadaku Saya tidak kuasa menampiknya. Saya memejamkan mata, rasakan nikmat sentuhan tangan kasarnya. 
Saya rasakan bibir vagina saya juga telah mulai basah. Saya mulai rasakan birahiku bertambah. Jari jari itu selalu mamainkan buah dada saya, tidak ketinggal putting susu saya di sentuh lembut oleh jarinya. 
Sembari mengigit bibir saya, berupaya tidak untuk keluarkan desahan saya. Billy selalu memainkan buah dada saya. Perlahan-lahan tanganya turun kebawah, serta selalu turun, jari jarinya menyentuh selangkangan celana dalam saya. 
Saya tidak kuasa, badanku seperti terserang segatan listrik “ ohh Billy, apa yang anda kerjakan.. ”. Jari jarinya selalu menghimpit nekan selangkangan celana dalam saya, yang otomasis, menyentuh klitoris saya, yang ada dibalik celana dalam saya. 

Lendir nikmat saya merembes ke celana dalam saya, selalu serta selalu membasahi selangkangan celana dalam saya. Jari jari Billy juga, selalu bergetar di selangkangan celana dalam saya. “ oh, Billy saya tidak tahan.. saya tidak kuat.. “. 
“ oh, mari, bebaskan nafsumu, bebaskan janganlah di tahan “ tuturnya lembut, bikin badanku tidak dapat lagi bertahan. Waktu jarinya bergerak makin liar, badanku mengejang hebat, pantatku terangkat, “ Billy, a saya keluarrr “. 
Pantatku kembali terhempas di kasur lusuhnya, badanku lunglai. Saya rasakan sensasi nikmat, nyaris sama juga dengan mimpi anehku sekian hari waktu lalu. 
“ Ratih , itu baru jari saya bermain di celana dalam anda, anda dapat pikirkan bila anda, buka celana dalam anda, serta rasakan lidah saya menjilati memek anda “ bisik Billy di telingaku. 
Tangan Billy memegang celan dalam saya, berupaya membukanya, namun tanganku selekasnya menghalanginya “ janganlah Billy, saya malu.. janganlah “. 
Namun Billy selalu memaksa, serta lepaslah celana dalam saya, dia orang kedu yang lihat vagina saya. Saya sungguh terasa bersalah sama Rendra, namun badanku, fikiran saya telah di kuasi nafsu birahi yang tidak dapat saya tolak. 
Waktu jari jarinya, buka bibir vagina saya, serta lidahnya menjulur, menjilati kitoris saya badanku, mangejang, rasakan sangat nikmat. 
“ Billy ahhh, itilku, ohh itilkugatel sekali.. “ desahku yang tidak lagi menghiraukan rasa malu. Lidah lidahnya selalu menjilati klitoris saya. Bikin badanku mengejang tidak karuan. “ Billy ohh.. enak enak.. ”. 
Lidah Billy juga tidak ke tinggalan menjulur julur seperti masuk liang senggamaku. Berputar didalam liang senggamaku. Badanku merasa enteng, semua kulitku peka Waktu, Billy kembali menjilati Klitorisku yang jadi membesar, lantaran birahi, Saya tidak tahan lagi “ ahh, gatel gatel banget, Billy.. ahh…”. 
Klitorisku rasa-rasanya ingin pecah. Badan terhentak, saya menjejang, mengejet sekian kali. Saya alami orgasme yang, hebat. 
Billy membiarkan saya, dia memandang badan bugil ku, yang sesekali masihlah mengejet Matanya yang jalang, tidak melepas satu inci juga sisi badanKu. 
Senang memandang badan bugilku Billy melepas bajunya. Saya bergidik, bila mengingat mimpiku. Apa iya, penis Billy sebesar pentungan. Sesudah penis hitamnya mencuat keluar saya baru tenang. Penis tidak sebesar tongkat, namun semakin besar dari punya suamiku. 
Dia mendekat. Saya merapatkan kakiku. ” tolong, janganlah yang satu ini Billy, tolong.. ”. Billy tersenyum “ Ratih, saya telah memberi anda nikmat, apa kelirunya ubah anda yang memberiku nikmat, “. 
“ janganlah, tolong Billy, saya masihlah miliki suami, tolong lah “ pintaku. “ Hemm, oke deh, saya tahu, jika gitu gunakan mulut anda saja “ tuturnya. 
“ oh, saya tak pernah, janganlah.. ” kataku, serta penis Billy selalu mendekati wajahKu. “ masa sich, anda tidak pernah ngisep penis suami anda “ bertanya Billy. Saya mengangguk “ Sumpah Billy, saya tidak pernah “. 
“ Apa suami anda pernah jilatin memek anda? “ bertanya Billy lagi. Saya kembali mengeleng. “ hilang ingatan, mana enak sih, jadi kalian, segera saja buka pakaian, selalu ngentot. ” tuturnya. Saya diam saja. 
Namun seolah Billy tidak perduli, penis hitamnya selalu di dekatkan ke muka ku. Seolah tidak dapat menampik, saya memejamkan mataku. Yang saya rasakan pipiku merasa hangat, dia menghimpit nekan penisnya di pipiku. 
Penis itu bergerak selalu ke bibirku, serta berupaya masuk ke mulutku. Perlahan-lahan saya buka mulutku. serta penisnya mulai masuk ke mulutku. Penis itu bergerak, gairahsex. com Billy seperti menzinai mulutku. Keluar masuk mulutku. KepalaKu di pegangnya.Billy mendengus kenikmatan , dan terus bergerak . Lama kelaman aku pun merasa terbiasa. Dan rasanya aku mulai suka permainan ini . Billy terus memainkan penisnya di mulutku , sampai dia mengeram , dan spermanya keluar di mulutku .
Aku segera memuntahkan spermanya . Baru kali ini Aku merasakan sperma . Rasanya aku ingin muntah . Billy tampak terduduk lemas. Saat itu aku segera memakai pakaianku kembali . Aku segera meninggalkan ruamahnya , tanpa permisi
Hari sudah gelap saat aku keluar dari rumahnya . Dengan menyetop taksi Aku segera pulang kerumahKu . Aku melihat Opel Blazer suamiku sudah terpakir dengan rapi .
Sial Aku ke duluannya. Jantung berdegup , aku takut suamiku curiga , otakku segera berpikir , mencari alasan yang tepat jika suamiku menayakan hal ini .
Perlahan Aku membuka pintu , dan memasuki rumah ku . Tiba tiba suamiku memelukku dari belakang . Aku terkejut “ Ah .. mas bikin kaget aja ..” kataKu .
“ ha ha ha , Aku gembira   , jabatanku di naikan , yang berarti gajiku juga di naik kan .. “ kata suamiku . Dia ingin menciumku . Tapi aku menghindar , mulutku kotor , aku malu terhadap diriku sendiri. “ Mas , yang benar ah , jangan bercanda “ kataKu untuk menhidari ciumannya .
“ benar   , benar , kita harus rayakan “ kata suamiku . “ oh , rayakan di mana mas “ tanyaKu . “ karena sudah malam , kita rayakan di ranjang saja yah,   “ kata suamiku . Dan tangannya segera mengangkat rok ku , dan menyetuh selangkanganKu .
Aku berusaha mengindar lagi , ih mas masa di sini , nanti kelihatan orang dong di kamar saja “ kataKu . “ loh , di rumah ini kan cuma kita berdua ..” kata suamiku . Yang jarinya segera meraba selangkangan ku . Jarinya menyelinap di balik celana dalamKu .
Aku takut , suamiku curiga , karena Vaginaku basah , akibat di buat Billy tadi .
“   , koq memek kamu sudah basah benar sih , kamu horny yah “ kata suami ku . “ ih mas bisa aja , tadi aku habis pipis , di rumah bu Ani “ kataku berbohong . “ oh , kamu di rumah Ani , toh “ kata suamiku .
“ aku mandi dulu yah “ kataku langsung lari ke kamar mandi . Aku segar membasuh mulutku , mencuci bersih vaginaku . Aku merasa sangat menyesal telah melakukan hal ini terhadap suamiku. Walaupun selama setahun menikah dengannya tak pernah sekalipun aku merasa begitu nikmat dalam bercinta.
Aku membutuhkan kenikmatan itu , tapi aku juga membutuhkan suamiku . Aku tak habis pikir , pikiranku menolak Billy , tapi tubuhku sangat menginginkan Billy .
“   , cepat dong ..” terdengar suara mesra suamiku .
Malam itu kami bercinta . ada rasa hambur disitu . Aku mencintai suamiku , tapi rasanya sexku tak terpuaskan . Sekarang aku makin bisa membedakan . Benar kata Billy , Aku seperti tempolong , suamiku hanya mempergunakan vaginaku untuk mengeluarkan spermanya , tanpa bisa memuaskan diriku.
Tapi biar bagaimanapun , Rendra adalah pilihanKu , aku harus konsekuen . Aku mencintainya apa adanya. Aku lebih baik mengekang nafsu birahi . Aku memutuskan untuk tak menemui Billy lagi .
“ Ratih , mas besok harus ke Jakarta , menemui dereksi darti kantor pusat “ kata Rendra tiga hari setelah kenaikan jabatannya .
“ ha , berapa hari mas , aku boleh ikut ? kataku.Gairahsex
“ Ah cuma sehari koq , “ kata Rendra . “ tapi mas , aku takut di rumah sendiran “ kata ku , dengan harapan suamiku mau mengajakku ke Jakarta . Tapi jawabannya , berbeda dengan yang kuharapkan .
“ aku sudah minta Pak Billy unutk mengawasi rumah kita , dia akan mengirim anak buahnya , untuk jaga di sini , kamu tenang aja deh “ kata suamiku. Jantung berdugup keras , Billy lagi ..
Pagi itu suamiku di jemput mobil dari kantornya , dan mobil itu segera membawa suamiku ke airport . Dangan melambaikan tanganku melepas suami ku ke Jakarta.
Belum sempat aku menutup pintu rumahku , sosok tubuh besar itu sudah berada di depan pintu rumahku . “ Billy , mau apa pagi pagi begini ke rumah orang “ kataku ku buat ketus.
“ loh , suami mu minta , aku menjaga rumah mu , juga menjaga dirimu he he he “ kata Billy , yang terus masuk ke rumahku tanpa di persilakan.
“ Billy , tolong jangan ganggu aku , “ kataKu . Billy menatapku , bola matanya bagaikan bersinar , yang menerobos ke mataku . “ Ratih , ayo katakan dengan nurani kamu , kamu tak membutuhkan diriku “ kata Billy .
“ Aku , aku , aku “ lidahku seperti terkunci . Tangan Billy segera mengandeng tubuhku , membawaku masuk ke kamarku.
“   , aku tak bermaksud jahat sama kamu , aku cuma mau memberi kamu kenikmatan   . kita sama sama butuh itu “ kata Billy .
Perlahan Billy melepas daster tidurku , yang di balik daster itu aku tak memakai bra . Dan buah dadaku langsung terpampang di hadapannya . Perlahan lidahnya menjilat puting susuku . “ ahh .. “ desahku.
Pikiranku kosong melopong , aku lupa suamiku . aku hanya ingat kenikmat yang kudapat dari Billy . Lidahnya terus bermain di putingku . Jari jarinya hinggap di selangkangan celana dalam merahku . “ ohh Billy .. sudah tolong jangan bikin aku nafsu ” .
Jari jari itu bergerak , dan vaginaku mulai mengeluarkan lendir birahi . Mulutnya pun terus menyedot nyedot buah dadaku . Jarinya terus menari nari di selangkangan celana dalamku yang makin membasah .
“ Ohh , Billy kamu jahat ooh itilkujadi gatel .. “ desah aku . Billy terus menaikkan birahiku dengan permainannya. Aku sudah tak tahan , aku mendesah kenikmatan “ Billy , aku mau keluar “ . Saat itu , Billy dengan sekuat tenaga , meremas buah dada aku .
Aku menjerit kesakitan , otomatis , birahiku menurun , orgasme aku menghilang . Tapi Billy perlahan menjilati lagi putting susu aku . mengelitik . Membuat birahiku berangsur naik kembali . Kembali aku mendesah kenikmatan .
Saat aku hampir menuju puncak kenikmatan aku , Billy mengigit putting susu aku , memberi aku rasa sakit . kembali aku gagal orgasme.
Tapi Billy segera menaikan birahiku lagi ,dengan memainkan selangkangan aku “ Billy tolonglah , aku mau orgasme buat aku orgasme . ” aku memohon orgasme pada dirinya setelah dia mengagalkan orgasme aku yang ke tiga kali .
“ tenang   , aku pasti kasih kamu orgasme yang ternikmat yang pernah kamu rasakan “ . Sambil dia mendorong tubuhku dan aku terduduk di pinggir ranjang.
Celana dalan aku , sudah terlepas dari tubuhku . dangan dua jarinya bibir vagina aku di buka . Lidahnya menjulur menjilati klitoris aku . Aku mengerang “ ohh , iyah terus buat aku orgasme , aku mau keluar …Billy ..” .
Lidahnya dengan cepat , terus merangsang klitoris aku yang semakin membesar ,
“ oh.. Billy , gatel , enak sekali teruss “ . Lidah itu terus menjilati klitoris aku .
Aku sudah dekat , dan seperti nya Billy tahu , Dia sengaja , segera klitoris aku di sedotnya dengan kuat , aku merasakan sakit sekali , yang membuat orgasme aku pergi menjauh .
“ Billy , kamu jahat , kamu jahat , tolong aku mau keluarr “ kata aku mengiba , rasanya aku ingin menangis . Mengiba minta orgasme , dari orang seperti Billy , sangat merendah kan diri aku. Tapi apa boleh buat , aku tengah di amuk birahi .
“ Ratih   , tenang kamu pesti mendapatkan orgasme “ katanya . Lidahnya kembali menjilati klitoris aku dengan lembut. Tiga buah jarinya di gunakan menekan perut aku di bawah pusar . Ini membuat aku merasa ingin pipis . Aku mencoba mengeser tanganya . Tapi aku seperti tak bertenaga.
Lidahnya terus memberi kenikmatan di klitoris aku , sebentar saja , rasa ingin orgasme telah mendera tubuhku . “ Ohh , Billy , aku , oh i-t-i-l nya ..oh gatel sekali , aku tak kuatt .. oh kebelet.. mau pipis “ . Aku merasakan seperti nya sulit menahan rasa ingin pipis , tapi aku juga mau orgasme.
“ Yah , lepaskan Ratih , ayo keluarkan nafsu birahi kamu ..” kata Billy . Tubuhku mengejang “ OOHHHH .. Billy .. ahh gatell gatell aku tak tahan“ jeritku tak karuan .
Tubuhku mengerang nikmat , dan Aku menyemburkan pipiku dengan kuat . Aku merasa kan setiap tetes air seniku , mengalir memberi sensasi kenikmatan , berbarengan orgasmeKu .
Aku orgasme dangan begitu fantastik , tak aku perdulikan kamarku yang basah dengan air pipisku . Tubuhku sepertinya rontok , tulangku seperti lepas , aku terbaring dengan lemas.
Billy hanya melihatku dengan tersenyum . Dan membiarkan diriku beristirahat.
Setelah itu tubuh Billy yang bugil merangkang menaikki tubuhku , aku berusaha mendorong tubuhnya “ Billy jangan , aku pakai mulutku saja “ kataKu , tak rela penisnya memasuki tubuhku .
“ aku sudah pernah merasakan mulut kamu   , sekarang aku mau coba memek kamu “ kata Billy . Tubuh terasa lemas , seperti tak bertulang , Billy dengan mudah membuka lebar kaki ku , kepala penisnya mulai menyetuh liang vaginaku .
Air mataku meleleh di pipiku saat itu aku teringat suamiku Rendra . Aku memejamkan mata . Saat kurasa , penisnya mulai memasuki tubuhku .
Getar getar nikmat mulai berkecamuk di diriku . Aku merasakan sentuhan penisnya yang menikmatkan. Tak pernah Sekalipun aku menemukan rasa ini pada penis Rendra .
Tat kala batang penis hitamnya bergerak keluar masuk , aku mulai merakan nikmat yang luar biasa , Billy yang terus mengocok vaginaku dengan penisnya mendengus “ memek kamu luar biasa nikmatnya   “ katanya .
Dalam hati aku pun berkata yang sama . “ Ahh Billy .. ahhh “ desahku Goyangannya yang lembut, tapi mantap segera membawaku ke puncak orgasme . Tapi seperti sebelumnya Billy menahannya . Dia membenamkan penis besar di dalam , vaginaku , dan dia diam tak bergerak .
“ Billy , ayo goyang dong ..” pintaKu . Billy tersenyum “ loh , tadi gak mau , koq sekarang minta “ . Wajahku sepertinya panas , birahiku melorot .
Kembali Billy mengoyang , dan membawaku kepuncak orgasmeku . Aku sudah tak tahan , aku harus mendapatkan orgasmeku . Dan lagi lagi Billy dengan sengaja membatalkan orgasmeku . Penisnya di hentak keras ke dalam vaginaku , rasanya kepala penisnya memukul rahimku .
Aku mengerang sakit . “ Billy , kamu jahat sekali ..” kataku . Billy tersenyum . “ kalau mau ninta orgasme dari aku yah , kamu harus minta dengan mesra dan nafsu dong “ katanya.
Aku seperti seorang cewek murahan tak bisa berpikir jernih . langsung aku berkata “ Ayo , mas Billy e-n-t-o-tin Ratih ,yah , Ratih minta orgasme , ayo mas tolong “.
Billy tersenyum , dan dia mulai mengoyang batang penisnya. Penis itu membuat aku gila . Sebentar saja , rasa gatel di vaginaku , membuat tubuhku mengerang dan menjerit “ ahhh , enak….aku keluarrr “ .
Aku lemas , Billy menahan gerakan penisnya sebentar , merasakan otot otot vaginaku meremas batang penisnya , dan kemudian bergerak lagi . Sebentar saja , aku mencapai orgasme lagi .
Entah hari itu berapa kali tubuhku , mengejang di buat orgasme oleh batang penis Billy . Yang jelas aku sangat menikmati permainannya . Aku lupa siapa diriku , aku lupa siapa suamiku.
Sejak saat itu, aku pun ketagihan dengan permainan Pak Billy. Kami masih sering melakukannya. Kalau tidak di rumahnya, kami juga nginap di Tawangmangu. Meski, kemudian Pak Billy juga sering minta duit, aku tidak merasa membeli kepuasan sahwat kepadanya.
Semua itu aku lakukan, tanpa setahu Rendra. Dan aku yakin Rendra juga tidak tahu sama sekali. Aku merasa berdosa padanya. Tapi, entah mengapa, aku juga butuh belaian keras Billy itu. Entah sampai kapan.

Artikel Terkait

penuh nafsu menghapiriku janda kembangku
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email