Rabu

berciuman akibat permainan jariku pada putingnya


                                                 Download Video Video hot Mesum terbaru abg smp 2016
Untuk bapak Mami Endah yaitu wanita yang ideal. diliat dari muka cantiknya serta hatinya yang baik, Mami Endah telah prima untuk bapak. saya tidak menginginkan mengulas mengenai perceraian yang dihadapi oleh bapak serta ibu kandungku. 
“Za, sana mandi. kelak anda kesiangan ke kampus” suruh Mami Endah. 
“iya mi” 
Saya bergegas menuju kamar mandi serta selekasnya bersiap. saya Reza (nama samaran), mahasiswa ekonomi tingkat tiga. tidak lama saya bersiap-siap. serta saya telah ada di meja makan untuk sarapan berbarengan. 
Bapak telah rapi dengan baju biru muda. adikku telah mengenakan seragam sekolah. serta Mami Endah telah berdandan cantik kenakan kaus serta kenakan rok coklat motif renda. 
“Za, hari ini bapak pergi ke luar kota. anda janganlah pulang malam ya” 
“lho? kok mendadak ke luar kota. berapakah hari yah? ” tanyaku. 
“nggak lama kok, hanya lima hari. anda jagain tempat tinggal. jagain adek anda juga” 
“pasti donk yah” 
“terus, jika Mami anda perlu apa-apa tolong anda bantu ya” 
“siap boss..!! ” 
Saya bergegas menuju universitas. ayahku bakal pergi ke luar kota sepanjang lima hari, serta tugasku juga jadi tambah. melindungi adikku Nina serta menolong Mami Endah bila beliau memohon pertolongan. siang hari saya telah kembali kerumah. saya ingat amanat yang didapatkan ayahku. tidak ada saat keluyuran sepanjang bapak ada di luar kota. bila siang hari rumahku seperti kuburan. sepi. cuma Mami Endah yang melindungi tempat tinggal serta mempersiapkan makan siang untukku serta adikku. 
“Za.. Reza.. ” panggil Mami dari dapur. saya bergegas menuju dapur. 
“iya mi. mengapa mi? ” 
“bantuin mami donk. tolong beliin gula di warung di ujung jalan sana” 
“iya mi” 
saya bergegas beli pesanan Mami. 
“ini mi gulanya” tidak lama saya telah kembali serta memberi pesanan Mami. 
“iya, terima kasih ya Za” 
Tempat tinggal kembali sepi. Mami Endah masuk dalam kamarnya. sedang saya, repot didepan laptopku. perasaan jemu mulai menyerang. saya menuju ruangan tamu. menyalakan tv serta melihat acara siang hari. tidak ada yang bikin perasaan jemu hilang. 
Sepi masihlah merasuki rumahku. saya berbaring di sofa. merebahkan badanku bikin nyaman. kulihat sepintas, pintu kamar ayahku terbuka sedikit. tampak rapi dari luar. ranjang besar dengan sprei berwarna coklat. tentu sungguh nyaman. saya memicingkan mata supaya lebih terang. 
Astaga. baru kesempatan ini kulihat panorama yang begitu mengagumkan. Mami Endah tengah tidur telengkup berbalut daster tidak tebal. lekukan pantatnya sungguh indah. daster agak terbuka dibagian paha. kulitnya sungguh putih menakjubkan. 
Saat itu juga penisku tegang. otakku menangkap tanda kotor. syaraf-syarafnya bekerja. menaruh panorama indah dalam file otakku. panorama pantat serta paha ibu tiriku. tidak kupalingkan pandanganku dari badan mami sedikitpun. 
Mami mengubah posisi tidurnya, ia terlentang. sisi kerah lehernya turun. garis indah di antara lekukan ke-2 payudaranya tampak. penisku semakin tegang. ada fantasi yang bermain dalam otakku. pahanya semakin lebar terbuka. 
Saya semakin gelisah dengan apa yang saya rasakan. isi kepalaku berkecamuk. bathinku bergemuruh. keinginanku mencapai puncak. menginginkan kugagahi mami. penisku semakin meninggi. jarum-jarum di dalam jam dinding selalu bergerak. 
Angka untuk angka ia lalui. demikian halnya diriku. detik untuk detik nikmati panorama badan indah mami. apa yang perlu kulakukan? saya bangun dari sofa. mendekat kedepan kamar mami. mengintip, memincingkan mata. keringat membasahi dahiku.Situasi dalam kamar mami cukup jelas. hingga terang tampak lekukan indah payudara berbalut daster tidak tebal. benjolan putingnya menyeruak, tampak sangat terang. saya semakin gelisah. selalu kupandangi badan mami. 
Tekadku bulat. masuk dalam kamar mami. perlahan-lahan saya masuk dalam kamar mami. dengan langkah hati-hati. kututup gordyn kamar mami. situasi saat ini remang-remang. masihlah dengan gerakan perlahan-lahan saya merebahkan badanku selain mami. 
Mudah-mudahan ia tak terbangun oleh gerakku. saat ini saya telah ada pas selain mami. mami terlihat begitu nyenyak. berwajah pas didepan wajahku. tanganku gemetar. dadaku naik turun. mami mengubah posisi tidurnya. 
Kesempatan ini ia membelakangiku. pantatnya pas ada didepan penisku. tanganku memeluk badan mami. kudekatkan badanku, makin dekat. penisku menyentuh pantat padat punya mami. saya nikmati event ini. perut mami kuusap-usap dengan pelan. penisku bergetar. 
mendadak mami terbangun… 
“Za.. ngapain ka…” belum pernah mami melanjutkan kata-katanya, bibirku kusarangkan di bibirnya. kulumat dengan buas. mami pernah berontak, tetapi selekasnya kutindih badannya. tangannya kurentangkan. kupegang erat supaya ia tidak berontak. tetapi kakinya terlepas dari pengawasanku. ia menendangku. saya terpelanting kebelakang. 
“mau apa anda? ” 
“a.. a.. anu saya.. saya.. ” 
“anu apa? ” mami membentakku keras. saya semakin ciut. bodohnya diriku. saya mengutuk perbuatanku. 
“ma.. ma.. maaf mi. saya.. saya.. ” 
“sini anda! ” kesempatan ini dengan suara yang rendah mami memanggilku. menyuruhku mendekatinya. 
“kamu mengapa? kangen sama pacar? ” bertanya mami. 
“eng.. tidak mi. saya hanya.. hanya.. cuma” 
“mami ngerti kok. sini! ” mami memelukku erat. keinginanku nampak kembali. penisku menggeliat serta meninggi. mungkin saja mami terasa ada gerakan di penisku. ia memlukku erat. begitu erat. sampai penisku menyentuh vaEndahnya. penisku juga bergetar kembali. mami melepas pelukannya. ia tersenyum. 
“aku sayang sama mami…” bisikku ditelinga mami. sambil menghembusakan udara panas ke telinga mami. 
“mami juga sayang sama anda Za. namun apa mesti seperti ini? ” bertanya mami. suaranya lirih. riuh rendah. 
“aku tau, ini perbuatan yang tidak semestinya. namun kita kan tidak ada jalinan darah. mengapa tidak dicoba? ” lanjutku memberikan keyakinan mami. 
“aku sayang sama mami…” kembali kubisikan ke telinga mami. 
mami terdiam… 
Mami melepas pelukannya, tangannya masihlah merangkul lenganku. wajahku maju mendekati muka mami. bibirku melekat di bibir mami. serta mami cuma diam saja. ini yaitu sinyal kalau ia sepakat. selekasnya kulumat dengan perlahan-lahan serta memainkan irama dalam berciuman dengan mami. 
Dia membalas dengan penuh penghayatan. matanya terpejam. seakan nikmati permainan bibir serta lidahku. lidahku bermain lincah. bergerak ganas dalam mulut mami. ia juga membalas dengan goyangan lidahnya. nakal. liar. menggoda. 
Tangan mami mulai meraba-raba celanaku. pensiku tegang optimal. saya juga tidak ingin kalah. tanganku menggerayangi payudaranya. daster masihlah terpasang di badannya, tetapi lekukan indahnya dapat kurasakan dengan tanganku.  
Ayahku sungguh mujur. sedikit kuremas-remas payudaranya. bulat. lalu perlahan-lahan mengeras. putingnya kupilin-pilin. jariku menari indah menggerayangi putingnya. mami tampak begitu terangsang. 
Serta kami masihlah berciuman. akibat permainan jariku pada putingnya, permainan bibir mami jadi sedikit agresif. ia seakan bernafsu. lidahnya saat ini bermain di dalam mulutku. saya juga semakin terangsang, tangan mami giat menggerayangi celanaku. tempat bersarangnya penisku. saat ini ia mulai merogoh isi dalam celanaku. buka kancing jeans-ku. turunkan resletingnya. penisku di cekal erat. kami masihlah berciuman. 
Mami merebahkan badannya di atas ranjang. kami masihlah selalu berciuman. mami terlentang. payudaranya tergambar terang. bulat serta puting yang sedikit menonjol keluar. lantaran daster yang mami gunakan sangat tidak tebal.Saya ada di atas badan mami. ia melepas ciuman kami. lalu melepas daster tipisnya. terang tampak payudara bulat indah. saya menelan ludah. mami melepas celanaku. melepas cd-ku. penisku menjulang tinggi. berurat serta berbulu lebat. 
Saya melepas kaus oblongku. serta saat ini kami berdua telah betul-betul bugil. mami masihlah kutindih. ia mencengkram penisku. mengocoknya pelang. tanganhalusnya sangat berpangalaman. ia bangun, serta saya ditindihnya. 
Mami menjilati leherku. geli. saya begitu terangsang. bulu romaku berdiri tegak. ia selalu memainkan lidahnya. lidahnya turun ke puting kecilku. menjilatinya dengan penuh perasaan. saya bergidik menahan geli. 
Sesekali mami menyedot putingku. menggigitnya. saya mendesah. selalu mami meainkan lidahnya. puncaknya hingga pada penisku. awaknya ia cuma menjilati ujung kepala penisku. enaknya mengagumkan. mataku sampai terpejam rasakan nikmat. sesudah menjilati kepala penisku, mami melahap semua batang penisku. melumatnya sampai basah. 
Memainkan penisku dalam mulutnya. mengocoknya dengan mulutnya. tanganku meremas kuat sprei. lidahnya lincah bermain. menari indah pada penisku. semakin buas mami melumat penisku. sampai air maniku nyaris ingin keluar. 
“mi.. saya.. saya ingin keluar” 
“keluarin saja Za. mari keluarin! ” 
Mami selalu memainkan lidah serta mulutnya pada penisku. serta akhirnya… air maniku kumuntahkan di dalam mulut mami. banyak. cukup banyak serta kental. mami selalu memompa panisku. sampai tetes paling akhir air maniku. nikmat. sungguh nikmat. tidak ada nikmat yang lebih nikmat terkecuali event ini. 
Mami menelan semua air maniku. kesempatan ini ia merebahkan badannya. buka pahanya lebar-lebar. ia membimbing kepalaku untuk menjilat vaEndahnya. awalannya saya malas, tetapi waktu lihat klitorisnya yang bersih serta vaEndah yang tertangani. 
Perasaan malas selekasnya memudar, jadi perasaan menginginkan mengagumkan. kujilati vaEndah mami dengan buas. lidahku menari lincah memainkan klitoris mami. mami mendesah dengan rajin. matanya mengerjap. tangannya meremas sprei dengan kuat. bulu romanya berdiri, keinginannya mencapai puncak. 
“aaaaaahhh.. aaaaahhh” 
Kepalaku dibenamkan mami, tangannya mendorong kuat kepalaku. supaya permainan lidahku semakin aktif. saya selalu menggerayangi vaEndah mami dengan lidahku. basah. begitu basah. sesekali badannya menggelinjang. 
Nikmati. begitu nikmati. kusedot-sedot vaEndahnya. mami semakin mendesah. vaEndahnya basah. klitorisnya memerah. serta badannya bergetar hebat. serta cairan hangat keluar dari vaEndahnya. ia klimaks. 
Mami buka lebar pahanya. ia terlentang dengan paha terbuka. vaEndahnya memanggil-manggil. bulu-bulu tipisnya hitam melukiskan keindahan. kulitnya yang putih mempesonaku. klitorisnya tidak tebal menunjukkan keangkuhan wanita modist nan cantik. 
Pahanya bersih tidak bernoda. betisnya membuat lekukan prima. pinggangnya seperti gitar, bikin lelaki manapun kalap. penisku tegang tingkat tinggi. tidaklah terlalu panjang, tetapi menawant dengan urat melingkari batangnya. seperti sungai nil yang membentang panjang di tanah kekuasaan Fir’aun jaman dulu. 
Penisku sudah siap masuk vaEndah. tangan mami membimbing penisku masuk vaEndahnya. dengan perlahan-lahan serta cermat, penisku tenggelam di dalam vaEndah mami. hangat. menjepit. tetapi, kenyal. mami pernah mendesah pelan. 
Lalu saya mengawali aksiku. menggerakkan pinggulku maju mundur. penisku masuk serta keluar. bersamaan desahan mami yang semakin kerap. saya juga menikmatinya. kekasihku juga tidak memiliki vaEndah senikmat punya mami. 
Geli yang begitu geli. saya selalu menggenjot penisku. sembari sesekali meremas payudara bulat mami. kupilin-pilin putingnya. mami semakin bernafsu. ia bahkan juga memelukku erat. saya masihlah dengan kesibukanku, memanjakan penisku di dalam vaEndah punya mami. 
Saya semakin buas. saya semakin liar. saya semakin nakal. serta saya semakin bergairah. kesempatan ini dengan tempo yang cukup cepat, penisku melesak masuk dalam vaEndah mami. pinggulku semakin kencang. serta desahan mami semakin kuat. 
“aaaaaaahhh.. Rezaaa.. ” 
“uuuuhh.. selalu Za.. te.. teruuuss” 
“aaaaahhh.. ” 
Saya mencabut penisku dari vaEndah mami. mami bangun serta melumat penisku dengan mulutnya. ini sungguh nikmat. lalu mami menempatkan posisi seperti anjing. doggy style yang umum kudengar. lubang anusnya tampak terang. 
Bersih tanpa ada bulu. bokonya padat serta cukup besar. penisku telah siap kembali bermain di dalam vaEndah mami. mami berikan isyarat supaya penisku selekasnya beraksi. mami tidak menginginkan kehilangan momentum. tanpa ada banyak cakap kutusuk vaEndah mami dengan penisku. mami kembali mendesah. 
Selekasnya kumainkan irama. payudaranya bergoyang-goyang. bulat, indah dengan puting mungil kepunyaannya. tempo genjotan kupercepat. badan mami bergetar hebat. serta saya juga rasakan nikmat. desahan untuk desahan kembali terlontar dari mulut mami.“Za.. ma.. ma.. mami ingin keluar Za” 
“aaaaaahhhh…aaaahhhh” 
Satu desahan kuat mengisyaratkan mami klimaks untuk yang ke-2 kalinya. badannya bergetar semakin hebat. lebih kuat dari mulanya. payudaranya kembali mengeras. penisku masihlah bergoyang memainkan irama. 
Urat-urat yang melingkari batangnya mengeras. mami masihlah mendesah, klimaks yang ke-2 kali bikin ia nikmati permainanku. masihlah dengan doggy style, kupeluk badan mami dengan erat. sembari meremas payudaranya. peluh membasahi dahi mami. demikian halnya dahiku. saya masihlah selalu menggenjot pinggulku. penisku masihlah bermain-main. penisku masihlah aktif beraksi. serta sebentar lagi, saya juga akan klimaks. 
“mi… Reza.. ma.. aaaaahhh.. ingin ke.. ke.. aaaahh.. keluar” 
“aaaaahhh.. keluarin saja didalem Za” 
Selang sebagian detik, air maniku membanjiri vaEndah mami. hangat. disusul dengan desahan mami yang cukup keras. selalu kupompa air maniku, dengan gerakan maju mundur. basah. vaEndah mami basah. saya lemas. 
Nikmat yang teramat nikmat. dengkulku lemas. badanku letih. kucabut penisku serta kurebahkan badanku selain mami. penisku masihlah tegang, tetapi lalu melemas. mami tersenyum serta mencium bibirku denga mesra. 
Meninggalkanku di atas ranjang yang keletihan. ia beranjak ke kamar mandi. serta siang itu kami tidur berbarengan. saya bercinta dengan ibu tiriku sendiri. sesudah peristiwa siang itu. bila ada peluang, tidak segan-segan kami kembali bercinta.

Artikel Terkait

berciuman akibat permainan jariku pada putingnya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email