Selasa

CERITA HOT ENAKNYA TINA SI GADIS PERAWAN




Pertama minta nomor telepon selanjutnya kami sering chatting dan akhirnya kami janjian untuk bertemu, aku atur waktu dan hari yang memang bagus. Hari itu malam minggu, sekitar jam 07.00 malam di Blok M Mall, ternyata tina cewek perfect untuk semua laki-laki yang melihatnya. Semua cowok yang ada di situ semua meliriknya, tingginya sekitar 168-172 cm, rambutnya hitam panjang sebahu, ukurannya 36B, pokoknya siip lah. Kami akhirnya ambil keputusan untuk nonton, tina pilih film “Sweet November”, aku sih ok saja. Di dalam aku tidak berani ngapa-ngapain, soalnya baru kenal takut, dibilang kurang ajar. Tapi aku beranikan untuk mulai menyentuh tangannya, ternyata tina tinam saja, malah membalas meremas jari-jariku dengan tangannya yang lembut yang ditumbuhi bulu-bulu yang.. enak untuk disentuh. Hanya itu yang baru kulakukan. 
Setelah selesai nonton Terus kami pergi makan, diperjalanan kugenggam tangannya, tina pun sepertinya tidak menolak bahkan kadang- kadang merangkulku sampai aku rasakan buah dadanya yang montok memijat-mijat bagian belakangku. Setelah Selesai makan aku mengantarnya pulang, rumahnya di daerah Menteng, ternyata tina anak orang tajir. Sesampainya di rumah tina meneleponku, tina mengajakku ke villa-nya yang berada di daerah puncak kepunyaan orang tuannya, (maklum anak orang kaya). tina anak ke-3 dari 3 bersaudara, 
Pas waktu itu aku libur semester, jadi ya Ok saja. Berangkatlah aku ke villanya. Pakaiannya, wow.. sexy sekali, buah dadanya yang ranum itu kelihatan ingin loncat keluar dari sarangnya yang ditutupi BH warna hitam. 
Sesampainya di sana kami langsung berenang, ternyata tina mempunyai tubuh yang benar-benar luar biasa, kulitnya putih, yang membuat darahku bergejolak kencang. Dari situlah petualanganku dimulai, kami terus berenang. Sampai pada suatu saat tina terpeleset sewaktu ingin naik, kutangkap tina, tanpa kusengaja aku pegang salah satu dari payudaranya yang kenyal itu. 
Aku minta maaf karena tidak sengaja kupegang tapi tina malah tersenyum bahkan sepertinya tidak ingin pernah mau kulepaskan, tina terus memandangku sampai akhirnya kukecup bibirnya yang seksi dan mungil itu, tina membalas dengan mesra. Kami terus bercumbu di dalam air, sampai-sampai Kontolku mulai menegang, tanganku terus merayap sampai ke buah dadanya, kuremas bergantian, sedangkan tanganku yang lain memegangi tubuhnya yang tak mau dilepaskan. To.. jangan lepaskan tanganmu ya..? kata Tina sambil tangannya sesekali memegangi Kontolku, dielusnya, setelah itu tina bilang, ?Udah dulu ya, aku kedinginan nih, kita lanjutkan nanti ya..? Kugendong tina menuju kamar tidur yang tak jauh dari situ. Malam itu memang benar-benar dingin. Setelah makan malam kami langsung ke tempat tidur masing-masing.
Aku membayangkan tina sedang ada di sebelahku tanpa busana,
lamunanku serentak pudar setelah Tina mengetuk pintu.
To, kamu udah tidur belum?? Tanyanya. ?
Belum,? jawabku, ?Masuk aja tidak ditutup kok!? 
tina memakai pakaian tidur yang transparan. Kulihat gunung kembarnya karena tidak mengenakan BH, sampai terlihat putingnya yang merah kehitam- 
Kamu lagi ngapain To? Belum tidur..?? 
Belum,? jawabku, aku balik bertanya, 
Kamu ngapain ke sini? kok kamu belum tidur?? 
tina menjawab, ?Takut tidur sendiri, lagian dingin. 
Boleh nggak aku tidur sama kamu, habisnya aku takut kalau tidur sendiri,? memancingku. 
Boleh aja,? sahutku. 
Tiba-tiba tina langsung mendekatiku dan duduk di sampingku, terus terang hatiku jadi dag dig dug, apalagi tiba-tiba tina memegang tanganku, entah faktor udara yang semakin dingin atau aku terbuai angan-angan. Kucium bibirnya seperti yang kulakukan di kolam renang, tina balik mencium bahkan kali ini tina membalasnya dengan nafsu. Kukulum bibirnya dan kumainkan lidahku ke dalam mulutnya sambil kuremas buah dadanya, kali ini dengan kedua tanganku kuremas dan terus kuremas, lalu aku mulai menjilati buah dadanya dan kukulum putingnya yang mulai mengeras. Karena terangsang, kubuka seluruh pakaiannya juga CD- nya yang berwarna merah jambu. Baru kali ini kulihat tubuh wanita yang benar-benar telanjang bulat. Kulihat di sana ada rambut halus yang menutupi lubang Memeknnya, begitu mungil Memeknya berwarna kemerahan, begitu indah, belum lagi lekuk tubuhnya yang begitu menggiurkan, ditambah buah dadanya yang membusung padat berisi. Sejenak aku terpana, lalu ia mulai membuka pakaianku satu persatu sampai CD-ku dibukannya, langsung keluarlah ?Kontol?-ku yang kira-kira 17 cm, tina langsung mengocoknya sambil menghisap Kontolku itu berulang-ulang. ?Aah.. uh.. terus Mon.. terus..? Nikmat rasanya, aku tidak ingin kalah, langsung saja aku ke bagian bawah ketempat yang indah itu. Aku mulai membuka lebar- lebar kedua kakinya dan langsung kujilati Memeknya dan klitorisnya, tina mengerang, ?Oh.. ah.. uh..? sambil menarik rambutku. Sepertinya tina menikmatinya, kami melakukannya berbalikan, aku menjilati Memeknya sedangkan tina terus menghisap Kontolku, ?Oh.. yes.. oh.. yeh..? desahannya terus kurasakan, sampai suatu saat kubalikkan badannya, lalu aku mulai memasukkan Kontolku yang mulai menegang keras ke dalam Memeknnya yang masih sempit itu. Tina merintih, ?Ah.. ah..? sepertinya jeritan keperawanan yang kurasakan. Lalu mulai kumasukkan, ?Blesep.. blesep..? Agak sedikit susah memang tapi terus kupaksakan, akhirnya Kontolku seluruhnya masuk ke lubang Memeknnya. tina langsung memelukku dengan kencang. 
Aku semakin semangat, kugenjot dan kupercepat Kontolku keluar-masuk, ?Slep.. slep..? kuangkat pantatnya sambil kuremas payudaranya berulang-ulang, kurasakan Memeknya mulai mengeluarkan cairan, sepertinya sudah mulai mencapai orgasme. Kupercepat gerakanku maju-mundur dengan cepat, sampai kurasakan ada sesuatu yang mau keluar dari Kontolku, kutarik dari lubang Memeknya dan kusodorkan ke mulutnya, langsung Tina mengulumnya, ?Mon.. oh.. ach..? Setelah itu langsung Kontolku memuncratkan sperma yang membasahi sekitar wajahnya, ?Crot.. crot.. crot..? langsung kucium tina. tina menjilati sebagian spermaku yang masih tersisa di mulutnya sampai habis. Kami berdua berpelukan sejenak sampai akhirnya Tina tertidur di pelukanku sampai pagi dalam keadaan masih telanjang bulat. 
Aku terbangun lebih dulu dan langsung pergi ke kamar Mandi. Tak lama kemutinan Tina menyusul ke kamar Mandi dan kami mandi berdua, aku menyabuni tubuhnya yang indah itu. Aku lama menyabuni di sekitar payudaranya, lama sekali, dan sesekali kuelus dan kumasukkan jariku ke dalam Memeknya. Tina juga tak mau kalah, tina menyabuniku lama sekali di Kontolku sambil terus mengocok-ngocok Kontolku yang mulai tegang dan menghisapnya dengan lembut sampai kurasakan nikmat sekali. Kali ini kumasukkan Kontolku ke Memeknnya dengan berdiri sambil kugendong dan kutempelkan ke dinding kamar mandi. Kuangkat pantatnya dan terus kugenjot dan kudorong Kontolku ke Memeknnya, Tina merintih, ?Terus To.. terus..? tina kali ini benar-benar menikmatinya, lalu kukeluarkan Kontolku dan Tina langsung mengocoknya dengan cepat, sesekali menghisapnya, ?Slep.. slep..? seperti makan es krim. Cerita dewasa Paling HOT Tak lama kemutinan, ?Crot.. crot.. crot..? sebagian langsung tertelan ke mulutnya tina terus menghisapnya sampai aku lemas dibuatnya. Setelah itu kami mengeringkan badan, dan masuk ke kamar berpakaian aku mendekatinya, kuucapkan.. ?Terima kasih sayang, enak sekali tadi,? 
tina juga bilang, ?Terima kasih juga ya.. aku puas dan tidak menyesal memberikan semuanya padamu To..? 
sambil kucium keningnya dan bibirnya tanda sayangku, tina langsung memelukku dengan manjanya, maklum anak bungsu.
Setelah itu kami mengepak barang untuk pulang ke Jakarta.
Sesampainnya di rumahnya kucium tina dengan mesra dan Tina membalasnya lama sekali. 
Kami bercumbu di depan rumahnya yang kelihatan masih sepi.
Aku langsung pulang dengan membawa kenikmatan yang baru kali ini kurasakan dengan seorang gadis cantik dan masih perawan.

Artikel Terkait

CERITA HOT ENAKNYA TINA SI GADIS PERAWAN
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email